Panti Pijat Tribuana Malang

formula foredi Panti Pijat Tribuana Malang

Panti Pijat Tribuana Malang - Akhirnya sampai juga saya di kota Malang, Jawa Timur ini setelah melakukan perjalanan hampir 36 jam dari Bintaro, Tangerang.  Kali ini saya akan mengulas salah satu panti pijat yang cukup menjadi primadona di kawasan kota Malang ini yaitu Panti Pijat Tribuana.  Letaknya sendiri tidak terlalu jauh dari pusat kota Malang, jika anda dari Surabaya maka jalan terbaik adalah mengambil jalan pintas menuju kota Batu ( setelah pasar Singosari nanti ada pertigaan belok kanan ).  Jika mengikuti arah dari Surabaya malah sangat mudah untuk menemukan Panti Pijat Tribuana ini.  Nah jika posisi anda dari kota Malang, anda tinggal keluar kota ke arah Surabaya, nanti jika sudah menemukan pertigaan besar yang biasanya macet parah, ambil lajur kiri dan pastikan anda untuk belok ke arah Batu, dijamin tidak nyasar kok.  Jika sudah melewati jalan yang tadi saya maksudkan, tidak jauh dari situ kurang lebih 2 – 3 kilometer, posisinya ada di kanan jalan setelah ITN Malang.  Jika masih kesulitan, silahkan cek dulu lokasi melalui google maps dengan petunjuk ITN Malang, Singosari, Jawa Timur, Indonesia.  Posisi dari Panti Pijat Tribuana adalah di seberah ITN Malang, tapi masih 100 meter lagi dan jangan sampe nyasar ya hehehehe.

Sebetulnya ini adalah kunjungan saya yang kedua di Panti Pijat Tribuana, dulu pada tahun 2010 akhir saya pernah sekali datang dan memang puas sekali hanya saja waktu itu belum memiliki blog ini hehehe.  Oke sekarang langsung saja saya uraikan mengenai kondisi di Panti Pijat Tribuana ini ya.

Panti Pijat Tribuana Malang

Untuk lokasi mudah dojangkau seperti yang tadi saya bahas diatas, nah di Panti Pijat Tribuana ini untuk privasi memang tidak menjamin bagi anda yang memerlukan kenyamanan pribadi.  Selain lokasi yang memang tepat di pinggir jalan, tidak seperti Venetian Spa, Octopuss dan beberapa tempat lainnya, untuk disini parkir sendiri hanya muat 4 mobil.  Tapi jangan khawatir, disamping bangunan juga ada semacam garasi yang menampung 3 – 4 mobil kok.  Jadi yang memang mau ‘pura-pura’ titip mobil bisa saja parkir di samping hehehe, kalau saya cuek aja parkir didalem.

Saya datang pukul 5 sore dan kondisi masih belum terlalu ramai, hanya ada sekitar 3 tamu yang sedang pijat.  Masuk di resepsionis, anda akan disambut dengan ramah khas Jawa Timur oleh mbak yang jaga.  Suasana lobby lumayan asyik dan rapi tapi masih mending jika dibandingkan dengan Panti Pijat Cempaka dan Panti Pijat Daun Muda.  Ada 2 set sofa yang digunakan untuk menunggu sambil menonton televisi.  

Sistem pemilihan terapis di Panti Pijat Tribuana tidak menggunakan nomor melainkan langsung memilih foto di meja resepsionis.  Ada beberapa yang masih muda, ada juga foto yang masih dipajang saat 2 tahun yang lalu saya berkunjung hehehe.  Jika foto ada pin nya berarti masih melayani tamu, jika foto tidak ada pin nya itu berarti si terapisnya available.

Panti Pijat Tribuana Malang

Tarif untuk pijat sendiri diberlakukan per jam, dengan hanya 1 lembar uang merah alias 100k perak.  Untuk tambahan jamnya dikenakan 50k / 30 menit.  Saya pilih 1 terapis sambil pesen 1 botol bir seharga 40k.  Setelah 5 menit di lobby, saya diantar oleh petugas yang sudah uzur ke kamar yg ada di lantai 2.  Dari awal saya sudah request agar terapisnya datang 10 menit setelah saya di kamar soalnya saya mau mandi dulu, hehehe maklum 2 hari belum mandi sih.  Setelah sampai kamar, ternyata tidak banyak berubah suasana dalam kamarnya, kamar kecil dengan ukuran 3 x 2 ( kira-kira sih hehehe ) dengan hanya bertutupkan tirai, untuk lebih jelasnya bisa dilihat di foto-foto dibawah ini.

Foto kamar Panti pijat Tribuana Malang 1024x768 Panti Pijat Tribuana Malang

Foto kamar Panti pijat Tribuana Malang

Kasur Panti pijat Tribuana Malang 1024x768 Panti Pijat Tribuana Malang

Kasur Panti pijat Tribuana Malang

Pintu tirai Panti pijat Tribuana Malang 1024x768 Panti Pijat Tribuana Malang

Pintu tirai Panti pijat Tribuana Malang

foto kamar mandi Panti pijat Tribuana Malang 768x1024 Panti Pijat Tribuana Malang

foto kamar mandi Panti pijat Tribuana Malang

 

Panti Pijat Tribuana Malang

Setelah beres mandi, sang terapis pilihan saya pun datang juga, seperti biasa saya menyempatkan untuk ngobrol ringan dulu.  Kali ini sepertinya saya beruntung mendapat terapis yang ramah, murah senyum, muda ( 24 tahunan ) dan dari Kediri, Jawa Timur.  Untuk pemijatan sendiri lumayan mantab nggak asal pijat.  Seperti biasa yang selalu bikin saya tersenyum adalah celana terapis yang digembok hehehe.  Ini memang kebijakan khusus dari pemda Malang bahwa panti pijat boleh beroperasi asalkan terapisnya menggunakan celana khusus yang ada gemboknya hehehe, maaf ya nggak bisa foto celananya soalnya terapisnya nggak kasih ijin buat foto.  

Setelah sesi pemijatan selama 30 – 45 menit selesai, rupanya untuk terapis disini tidak malu-malu untuk langsung menawarkan ‘jasa lain’ kepada tamunya, beda dengan terapis di Matador Spa Bintaro yang diam-diam menyesatkan hahahaha.  Apa itu ‘jasa lain’ ? Ya tau sendiri lah pasti, nanti jika diumbar disini kan tidak penasaran seperti apa rasanya ‘jasa lain’ di panti pijat yang satu ini hihihihi.  Yang jelas saya puas untuk pijat disini dengan hanya mengeluarkan total 250k ( pijat 1 jam, tips terapis, bir dan kembalian untuk resepsionis ).  Untuk nomor telepon tidak bisa saya cantumkan karena lupa hahahahaha.  Ayo monggo bagi yang mau menuju kota Malang, silahkan mencoba layanan pijat di Panti Pijat Tribuana ini, dijamin tidak menyesal.

Info Pijat VIP

Akses terbatas.

formula gasa Panti Pijat Tribuana Malang
Bagikan pengalaman ini :
13 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.